Penyakit Kulit Jamur (Tinea Corporis)

Penyakit Kulit Jamur (Tinea Corporis) – Jamur bisa tumbuh di kulit merupakan permasalahan kulit, karena jamur kulit bisa menyebabkan gatal gatal yang akan mengganggu penderitanya. penyakit jamur sudah sejak lama ada, dan penyakit jamur kulit pun memiliki istilah medis Tinea Corporis. infeksi kulit oleh jamur ini akan menimbulkan ruam. berbeda dengan ruam kulit pada umumnya, ruam kulit karena penyakit kulit jamur berbentuk lingkaran, bisa besar atau pun kecil. siapa pun bisa mengalami penyakit kulit jamur terutama untuk orang orang yang kurang menjaga kebersihan kulitnya dengan baik.

Bagian tubuh yang paling sering ditemui jamur ialah pada bagian kulit kaki dan juga tangan, meskipun pada bagian kulit tubuh lainnya pun juga bisa. penyakit kulit jamur pun bisa menular pada orang lain dengan mudah, jadi apabila ada orang terdekat terutama yang satu rumah mengalami penyakit kulit jamur maka bisa menularkan juga pada anggota keluarga yang lainnya juga, untuk itu hati hati tertular oleh penyakit kulit jamur (Tinea Corporis) juga.

Penyebab Penyakit Kulit Jamur (Tinea Corporis)

Penyebab penyakit kulit jamur (Tinea Corporis) bisa dikarenakan satu jenis jamur yang dapat tinggal di kulit. jenis jamur yang bisa menyebabkan penyakit kulit jamur ialah dermatophytes. jenis jamur tersebut pada umumnya memang dapat tumbuh dan berkembang di kulit atau pada bagian keratin. dikarenakan oleh jamur tersebut menginfeksi dan berkembang banyak di kulit sehingga mengakibatkan penyakit kulit jamur. selain di kulit, jamur dermatophytes juga bisa ditemui pada kulit dan juga pada tanah. karena itu ada beberapa cara penularan penyakit kulit jamur.

kurap

Cara penularan penyakit kulit jamur sebenarnya sangat mudah oleh karena itu perlu berhati hati agar tidak tertular. apabila ada seseorang yang telah menderita penyakit kulit jamur (Tinea Corporis) maka ketika berkontak langsung bisa tertular. kontak langsung dengan cara bersentuhan secara langsung, seperti jika ada penderita penyakit kulit jamur dibagian kulit tangan, lalu bersentuhan maka bisa tertular juga. bukan hanya manusia sebenarnya yang bisa mengalami penyakit kulit jamur (Tinea Corporis) tetap hewan juga bisa, seperti kucing dan hewan lainnya. jadi apabila memiliki hewan peliharaan yang terinfeksi oleh penyakit kulit jamur maka ada kemungkinan juga akan tertular juga. maka dari itu hewan juga perlu dijaga kebersihan bulu serta kulitnya agar tidak mengalami penyakit kulit jamur.

Panularan penyakit kulit jamur (Tinea Corporis) pun bisa dikarenakan oleh benda, seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa jamur bisa ditemui pada benda juga. apabila jamur menempel pada benda lalu menyentuh benda tersebut, maka jamur bisa berpindah ke kulit dan menginfeksi sehingga juga akan menderita penyakit kulit jamur. sebab kulit bisa ditempeli oleh spora yang menempel pada benda tersebut. ada pun seseorang yang menderita penyakit kulit jamur karena disebabkan oleh kontak dengan tanah. jadi apabila tanah terdapat spora dan bersentuhan langsung maka efeknya setelahnya juga bisa mengalami penyakit kulit jamur.

penyebab utamanya memang infeksi dari jamur pada kulit, namun terjadinya penyakit kulit jamur (Tinea Corporis) juga ada faktor pemicunya. seperti dibawah ini faktor pemicunya :

  • Sirkulasi darah buruk.
  • Usia masih sangat muda atau sangat tua.
  • Kondisi tempat tinggal lembap, basah, dan penuh sesak.
  • Mengalami obesitas akut.
  • Sering melakukan kontak fisik dengan orang atau hewan yang
  • Menjalani kemoterapi atau mengkonsumsi obat-obatan steroid yang bisa melemahkan sistem imunitas.
  • Menderita penyakit yang membuat sistem imunitas tubuh melemah.
  • Mengidap diabetes tipe 1.
  • Pernah terinfeksi jamur sebelumnya.
  • Mengalami aterosklerosis atau penyempitan dinding arteri.

Mengatasi Penyakit Kulit Jamur (Tinea Corporis)

Di saat kulit terinfeksi oleh jamur dan mengalami (Tinea Corporis) maka akan diketahui dengan adanya respon dari kulit. respon kulit yang bisa muncul seperti kulit kering yang akan bersisik, paling utama sebenarnya akan ada ruam merah pada kulit yang melingkar. karena infeksi jamur juga akan menyebabkan gatal gatal pada kulit juga pastinya sehingga pada bagian yang di infeksi yang terasa sangat gatal, ada kemungkinan juga menyebar kebagian kulit lainnya apabila terus di garuk. yang parah apabila muncul luka yang meleoh bahkan terdapat nanah juga. maka dari itu mengatasi penyakit kulit jamur (Tinea Corporis), bisa dengan cara dibawah ini :

  • gunakan pakaian yang longgar sebab pakaian yang sempit akan menyebabkan kulit lembab dan jamur bisa semakin berkembang biak.
  • agar rasa gatal berkurang dan tidak melebar kebagian kulit lainnya maka bisa menghindari menggaruk kulit. lebih baik mengusap kulit dengan secara perlahan lahan.
  • Untuk mengurangi rasa gatal dan gejala penyakit kulit jamur (Tinea Corporis) juga bisa dengan membersihkan ruam kulit akibat jamur dengan sehingga kondisi kulit selalu bersih.
  • Apabila ada hewan yang terkena penyakit kulit jamur (Tinea Corporis) sebaiknya juga diobati dibawa dokter hewan agar tidak menularkan jamur.
  • Yang penting juga untuk mengatasi penyakit kulit jamur (Tinea Corporis) bisa dengan mencuci semua pakaian, seprai, handuk dan apa pun yang sekiranya ditempeli oleh jamur atau spora. bisa dicuci dengan pembersih kuman dan juga dengan menggunakan air hangat. sehingga bisa sembuh sepenuhnya. (By:RM)

Penyakit Kulit Jamur (Tinea Corporis)

CARA PEMESANAN SUPER GREEN PLUS G2

Cara Alami Mengobati Penyakit Seputar Kulit:
Gatal-gatal, Jamur, Panu, Kadas, Kurap, Kutu Air, Eksim Basah, Eksim Kering, Kaki Pecah-pecah dan Bersisik

1 Box SUPER GREEN PLUS G2 Isi 10 mL  = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0852-8272-6096, tuliskan : Pesan SUPER GREEN PLUS G2, Jumlah Box, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )


=====================================

>>> Super Green Plus G2 Untuk Mengobati Jamur Kulit & Penyakit Kulit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Kulit Jamur and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.